seiring dengan hampir berakhirnya bulan ramadhan tahun ini, yg bertepatan juga dengan 17an Agustus, ulang tahun negaraku, aku mencoba untuk berkaca, melihat kembali siapa diri ini. dalam pencerminanku, aku berharap dia bisa berkata dan bertanya kepadaku "kamu itu siapa?" "apa yang sudah kamu perbuat?" "kamu hanya bisa mengelu, kamu belum ada apa2nya. berbuat sedikit, mintanya banyak, apa pantas, kamu meminta lebih dari ALLAH?"
aku tertunduk, mengingat jika benar pencerminanku bertanya kepadaku seperti itu. apa yang harus aku jawab, karena apa yang dia ucapkan, benar adanya. aku ini busuk, bagaimana tidak, mulut ini saja aku tidak bisa menjaganya. tidak bisa aku diam sejenak, untuk tidak menggunjing orang. memang sulit jika aku harus benar2 diam. aku bisa memberi komentar, tapi kadang aku tidak bisa memberi solusi.dari setiap solusi yang aku beri, setiap advice yg aku beri kepada orang lain, memang itu bagus, tapi apalah gunanya jika diri ini sendiri tidak bisa memberi saran atau solusi kepada diri sendiri.
kadang aku berpikir, aku hanya ingin hidup sendiri. tidak punya teman dekat, tidak ketergantungan ke[ada orang lain. karena apa, kadang pertemanan saja bisa berubah menjadi permusuhan, persaudaraan saja bisa menjadi perang. memang benar, itu tergantung orang itu sendir bagaimana. tapi, percaya atau tidak, kadang kita punya rasa sakit hati yg tidak bisa kita luapkan kepada teman kita, karena rasa tidak enak. coba kita sama orang lain, contoh saja, ketika dijalan raya, kita kesal dengan pengemudi lain, mudah saja kita menggunjing, berkata yg tidak seharusnya. mungkin dijalan, bisa saja kita mengucapkan "anjing" lebih dari 10 kali.
ya ALLAH, terima pengampunan hamba. hamba hanya makhluk ciptaan Mu yang selalu khilaf, aku manusia, yang kadang sulit untung berucap astagfirullah, yg pernah berperasangka buruk padaMu. aku mohon ampunanMu. Ya ALLAH, jangan tinggalkan hambaMu disini. Jadi kan hamba setidaknya orang yang berguna untuk orang lain, meskipun aku tidak mengenal orang itu. pertemukan aku kembali dengan Ramadhan tahun depan, sehingga aku masih bisa mengumpulkan pahala untuk menutupi dosaku yang sudah terlampau banyak. Berikan keluargaku kesehatan, dan rezeki yang cukup, jauhkan kami dari hal negatif. begitu juga dengan teman2ku. lindungi mereka dari hal2 yang buruk. berikan mereka yang terbaik.
Amin.
180812
AIA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar